Pembelajaran Problem Solving

MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN VIDEO COMPACT DISK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

* Oleh Anton Sujarwo *

 

 

A.     Latar Belakang

Matematika merupakan suatu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan di Indonesia mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Karena pendidikan merupakan salah satu hal yang penting menentukan maju mundurnya suatu bangsa,maka untuk menghasilkan sumber daya manusia sebagai subyek dalam pembangunan yang baik, diperlukan modal dari hasil pendidikan itu sendiri. Khusus untuk mata pelajaran matematika, selain mempunyai sifat yang abstrak, pemahaman konsep yang baik sangatlah penting karena untuk memahami konsep yang baru diperlukan prasarat pemahaman konsep sebelumnya.

Dalam proses belajar mengajar di kelas terdapat keterkaitan yang erat antara guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana. Guru mempunyai tugas untuk memilih model dan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pendidikan. Sampai saat ini masih banyak ditemukan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa di dalam mempelajari matematika.

Menurut H.W.Fowler dalam Pandoyo (1997:1) matematika merupakan mata pelajaran yang bersifat abstrak, sehingga dituntut kemampuan guru untuk dapat mengupayakan metode yang tepat sesuai dengan tingkat perkembangan mental siswa. Untuk itu diperlukan model dan media pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mencapai kompetensi dasar dan indikator pembelajaran. Menurut Sobel dan Moletsky dalam bukunya Mengajar Matematika (2001:1-2) banyak sekali guru matematika yang menggunakan waktu pelajaran dengan kegiatan membahas tugas-tugas lalu, memberi pelajaran baru, memberi tugas kepada siswa. Pembelajaran seperti itu yang rutin dilakukan hampir setiap hari dapat dikategorikan sebagai 3M, yaitu membosankan, membahayakan dan merusak seluruh minat siswa. Apabila pembelajaran seperti ini terus dilaksanakan maka kompetensi dasar dan indikator pembelajaran tidak akan dapat tercapai secara maksimal. Selain itu pemilihan media yang tepat juga sangat memberikan peranan dalam pembelajaran.Selama ini media pembelajaran yang dipakai adalah alat peraga yang terbuat dari tripleks dan karton. Tetapi seiring berkembangnya teknologi, media pembelajaran tersebut kurang menarik minat dan perhatian siswa. Untuk itu diperlukan suatu media pembelajaran yang dapat lebih menarik minat dan perhatian siswa tanpa mengurangi fungsi media pembelajaran secara umum.

Model Pembelajaran Creative Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang memusatkan pada pengajaran dan ketrampilan pemecahan masalah, yang diikuti penguatan ketrampilan (K.L.Pepkin,2004:1). Dengan menggunakan model pembelajaran ini diharapkan dapat menimbulkan minat sekaligus kreativitas dan motivasi siswa dalam mempelajari matematika, sehingga siswa dapat memperoleh manfaat yang maksimal baik dari proses maupun hasil belajarnya.

Pemilihan media pembelajaran dengan menggunakan VCD dikarenakan akhir-akhir ini di lingkungan akademis atau pendidikan penggunaan media pembelajaran yang berbentuk VCD bukan merupakan hal yang baru lagi. Penggunaan media pembelajaran matematika yang berbentuk VCD memungkinkan digunakan dalam berbagai keadaan tempat, baik di sekolah maupun di rumah, serta yang paling utama adalah memenuhi nilai atau fungsi media pembelajaran secara umum. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka judul yang dipilih adalah “Penggunaan Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Video Compact Disk dalam Pembelajaran Matematika”.

 

B.     Permasalahan

Berdasarkan latar belakang di atas maka permasalahan ini adalah apakah pengaruh penggunaan model pembelajaran creative problem solving dengan media compact disk terhadap proses dan hasil pembelajaran matematika?

                  

C.     Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pembelajaran matematika dengan penggunaan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk.

 

 

 

Manfaat penelitian ini adalah

1.      Bagi guru

a.       Sebagai masukan dan pertimbangan bagi guru dalam meningkatkan pembelajaran matematika.

b.      Dapat menciptakan suasana kegiatan pembelajaran yang menyenangkan.

2.      Bagi siswa,meningkatkan minat dan motivasi siswa terhadap pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya.

One response

11 11 2008
fitri

aslm saya tertarik dengan artikel anda… tp kalau boleh saya tahu dimana letak problem solvingnya… dan dimana saya bisa diskusi dengan anda ini no hp saya 081273166608

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: